
Takkan pernah habis airmataku,
Untuk menangisi dan mengenang dirimu,
Mungkin hanya kau yang akan tahu,
Kenapa sampai saat ini aku masih sendiri..
Jelaskanlah padaku,
Sejujurnya apakah isihatimu buatku,
Adakah aku masih kau sayangi,
Haruskah aku ulangi,
Kata cinta untuk meyakinimu..
Ketahuilah sayang,
Takkan ada cinta yang lain selain dirimu,
Ku kan setia disini menanti,
Walaupun harapan itu tak pasti,
Tapi kutakut kehilangan dirimu..
Seandainya masa boleh berputar kebelakang,
Ku takkan pernah mengizinkan kepergianmu,
Namun semua telah berakhir untukku,
Ingin kuakui sehingga detik ini,
Namamu masih lagi bertakhta dihati..
Untuk menangisi dan mengenang dirimu,
Mungkin hanya kau yang akan tahu,
Kenapa sampai saat ini aku masih sendiri..
Jelaskanlah padaku,
Sejujurnya apakah isihatimu buatku,
Adakah aku masih kau sayangi,
Haruskah aku ulangi,
Kata cinta untuk meyakinimu..
Ketahuilah sayang,
Takkan ada cinta yang lain selain dirimu,
Ku kan setia disini menanti,
Walaupun harapan itu tak pasti,
Tapi kutakut kehilangan dirimu..
Seandainya masa boleh berputar kebelakang,
Ku takkan pernah mengizinkan kepergianmu,
Namun semua telah berakhir untukku,
Ingin kuakui sehingga detik ini,
Namamu masih lagi bertakhta dihati..

Airmata bukanlah jaminan untuk bisa melembutkan hati keras seorang sang arjuna yang tidak pernah tahu untuk menilai erti kasih dan sayang seorang insan bergelar wanita.
BalasPadam